Breaking News

Kisah Bang Bob Tak Gentar Ikut Vaksinasi Covid-19, Peluk Istri untuk Redam Takut Pada Jarum Suntik

Takut jarum suntik tak menyurutkan niat pria yang akrab disapa Bang Bob ini ikut vaksinasi Covid 19. Ia punya trik untuk menghilangkan takut. Simak kisah Bang Bob berikut ini. Percepatan vaksinasi Covid 19 terus digencarkan dan menyasar permukiman padat penduduk.

Program percepatan vaksinasi Covid 19 tersebut digelar salah satunya di RW 12 Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara. Vaksinasi dinamis dengan mobil vaksin dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara yang dibuka di wilayah RW 12 Kelurahan Pademangan Barat berbondong bondong didatangi warga yang hendak divaksin sejak pagi tadi. Salah satu yang cukup antusias ialah Nadi Saeful Bobby atau yang akrab disapa Bang Bob.

Warga Kelurahan Pademangan Barat tersebut sangat antusias dengan adanya mobil vaksinasi keliling. Meski takut jarum suntik, keinginan terbebas dari Covid 19 tidak menghalangi niat Bang Bob mengikuti vaksinasi. Kata Bang Bob, ia sengaja mengikuti vaksinasi sebagai bagian mengikuti seruan pemerintah.

"Saya takut jarum suntik. Mau ikut vaksinasi selain mengikuti ajakan pemerintah juga karena lokasinya dekat rumah," kata Bang Bob, Kamis (22/7/2021). Sebagai upaya meredam ketakutannya, Bang Bob sampai harus membawa anak istrinya dalam kegiatan vaksinasi Covid 19 ini. Bahkan, sang istri sampai harus memeluknya saat jarum suntik menghujam lengan kiri Bang Bob.

Namun, ketakutan Bang Bob akan jarum suntik tak bisa tersamarkan dari wajahnya yang meringis saat petugas kesehatan menyuntiknya. "Sebenarnya di tempat saya bekerja sudah ada layanan vaksinasi, tapi saya takut akan jarum suntik. Sebagai upaya menghilangkan ketakutan, saya ajak istri dan anak saya sebagai penyemangat," ucap Bang Bob. Bang Bob pun berharap warga warga lainnya bisa menaati protokol kesehatan serta berkenan mengikuti vaksinasi Covid 19.

Ia pun berharap virus corona segera hilang dari Indonesia supaya ekonomi bangsa bisa segera membaik pula. "Harapannya Covid 19 segera hilang karena adanya pandemi ini sangat berpengaruh ke penghasilan saya sebagai pengemudi ojek online," ucap Bang Bob. Adapun vaksinasi dinamis ini dihadiri Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.

Kegiatan ini dilakukan dalam upaya percepatan vaksinasi untuk warga Pademangan Barat. "Ini adalah dalam upaya kita untuk melakukan percepatan vaksinasi, terutama di titik titik yang memang angka vaksinasinya masih rendah," kata Ali. Menurut Ali, kegiatan hari ini juga dilakukan untuk mendekatkan masyarakat ke sentra sentra vaksinasi Covid 19.

Setelah dievaluasi oleh camat dan lurah setempat, nyatanya masih ada sebagian warga yang enggan untuk ke sentra sentra vaksinasi karena terkendala lokasi. "Untuk mendekatkan lokasi vaksinasi dan warga, kita adakan vaksinasi dinamis, dengan mobil keliling Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara. Kita jemput bola," ucap Ali. "Sebanyak 500 orang yang ditargetkan dalam vaksinasi dinamis ini. Kalau pak lurah ingin ditambahkan sampai dengan 700 orang, kita siap saja, asalkan seluruh warganya diarahkan ke lokasi ini," tutup Ali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.